Hidup Sehat
“Pilih mana, sehat atau kaya?”
Pertanyaan ini mengiang kembali di pikiran saya sejak beberapa hari
yang lalu. Pertanyaan yang sering saya tanyakan kepada para prospek
ketika presentasi baik itu one on one ataupun home meeting disaat masih
aktif menjalankan bisnis MLM. Kebetulan saat itu produk utama yang saya
pasarkan adalah makanan kesehatan alias suplemen.
Percaya atau tidak, sering kali kita
mengganggap bahwa aset yang sebenarnya adalah harta atau kekayaan. Yakin
dengan hal tersebut? Kalau harta menumpuk tapi Andanya sakit-sakitan,
apa masih bisa dinikmati? Banyak loh kasus orang-orang yang bergelimang
harta, tapi tidak pernah bisa menikmati semuanya itu.
Tubuh sakit-sakitan. Pantangan makanan
bermacam-macam yang otomatis mengurangi variasi makanan sehari-hari.
Makan itu dan itu lagi. Tidak bisa menikmati indahnya dunia, jalan-jalan
dsb. Hartanya cuma untuk membiayai semua pengobatan yang serba mahal.
Kalau bisa sehat dan kaya sekaligus kan lebih baik.
Lha kok tiba-tiba membicarakan kesehatan? Karena kesehatan adalah salah satu faktor yang mempengaruhi produktifitas Anda. Kalau Anda tidak sehat, kinerja juga menurun kan. Itu kenapa saya berpikir bahwa menjaga kesehatan juga bagian dari upaya memanage diri. Ketika sehat kita bisa melakukan apapun dengan optimal. Beribadah pun jauh lebih enak kalau sehat daripada sakit.
Sayangnya orang kalau lagi tidak sakit,
lupa sama nikmatnya sehat. Lupa dijaga. Giliran sakit, baru deh ngeluh
sana sini. Baru sadar kalau hidup sehat itu jauh lebih nikmat. Tapi
siklus berulang. Giliran sudah sehat eh lupa kembali untuk menjaga
kesehatan.
Olahraga
Hampir semua orang sudah tahu bahwa
berolahraga itu baik untuk menjaga kesehatan. Sayang tidak semua orang
suka berolahraga, termasuk saya. Alasannya pun macam-macam. Mulai tidak
ada waktu sampai rasa malas yang kian mengendap dari hari ke hari.
Komitmen yang putus untuk sekedar merutinkan diri berolahraga, meskipun
kelasnya olahraga ringan.
jogging
Bagi yang selalu pakai alasan tidak punya waktu, cobalah untuk
bangun lebih pagi.
Disana Anda akan mendapatkan tambahan waktu ekstra untuk berolahraga.
Tidak perlu muluk-muluk. Cukup joging pagi atau kalau merasa berat jalan
pagi saja. Rute pun pilih yang dekat-dekat saja. Misalnya keliling
kompleks perumahan. Saya sendiri sudah beberapa hari ini berusaha
mendisiplinkan diri
untuk berolahraga di pagi hari, setelah shalat subuh. Memang sih tidak
bisa langsung menguruskan badan dan menurunkan berat badan. Tapi paling
tidak alhamdulillah ketika bekerja di kantor badan terasa lebih segar.
:p
Makanan Sehat
Suka makanan cepat saji alias fast food / junk food, gorengan berkolesterol tinggi, ?
Sebaiknya dikurangi. Masih banyak makanan yang jauh lebih sehat dan
rasanya pun tak kalah lezatnya. Misalnya nasi pecel. Ini salah satu
favorit saya. Termasuk juga tahu tempe yang katanya bisa membantu
mencegah datangnya penyakit kanker. Intinya jaga pola makan lah. Kalau
bisa seimbang dan banyak sayur-sayurannya.
Saya pernah baca di sebuah buku
(judulnya lupa). Di buku itu dijelaskan bahwa sebenarnya struktur rahang
dan gigi manusia umumnya didesain untuk makanan yang bersifat
sayur-sayuran ketimbang daging-dagingan. Kalaupun makan daging-dagingan,
lebih sehat makan ikan. Lihat saja para vegetarian, kayanya malah lebih
sehat daripada kita yang doyan makan daging.
makanan sehat
Menambahkan suplemen kesehatan yang
alami dalam keseharian kita pun ada baiknya juga. Apapun itu merknya,
asal Anda yakini bagus dan ada kelebihan rezeki silahkan dicoba. Saya
pribadi lebih memilih saripati
Habbatussauda (jintan hitam), disamping madu untuk tambahannya dan
terapi bekam
yang rencananya mau saya rutinkan. Soalnya 3 hal ini salah satu yang
direkomendasikan di Thibbun Nabawi (pengobatan ala Rasulullah SAW).
Selain itu, pastikan makanan Anda benar-benar sehat dan bergizi.
Makanan sehat
akan memenuhi nutrisi yang dibutuhkan tubuh kita. Memperkuat daya tahan
tubuh dan menjaga stamina untuk beraktivitas dengan maksimal.
Istirahat Yang Cukup
Ini juga penting nih. Seringkali dengan
dalih menyelesaikan pekerjaan kita memilih untuk mengorbankan waktu
istirahat. Memaksa tubuh untuk bekerja keras terus menerus. Padahal
tubuh kita punya keterbatasan dan juga punya hak untuk mendapatkan
istirahat yang layak. Pun memaksa tubuh untuk bekerja di luar batasan
akan membuat hasil pekerjaan kita tidak maksimal juga. Coba kalau
tiba-tiba kondisi Anda drop, berapa banyak pekerjaan yang akan
terbengkalai.
istirahat cukup
Saya jadi ingat zaman kuliah dulu. Saat
harus pulang pergi Surabaya-Sidoarjo setiap hari untuk kuliah karena
tidak ngekost. Tugas menumpuk. Apakah pulang langsung dikerjakan? Tentu
tidak. Alih-alih memaksakan diri, saya lebih baik tidur dulu istirahat.
Besoknya bangun lebih pagi untuk mengerjakan apa yang harus dikerjakan,
entah tugas atau apalah. Begitu juga dengan adik-adik saya yang juga PP
Surabaya-Sidoarjo saat kuliah.
-
Kesemuanya ini akan berpulang pada gaya
hidup. Jaga gaya hidup Anda agar tetap sehat semaksimal mungkin,
meskipun nampaknya kondisi saat ini susah untuk melakukan semua itu.
Paling tidak kita sudah berusaha. Ingatlah! Agar bisa terus produktif
dan
bergerak memperjuangkan yang impian besar,
Anda harus tetap sehat. Karena kesehatan adalah aset utama Anda, tidak
hanya untuk urusan dunia melainkan juga sebagai bekal ibadah kepada
Tuhan. Sukses dunia akhirat, tentu lebih menyenangkan.
sumber:
http://ariefmaulana.com/apa-aset-terpenting-anda/